Pariwisata 1

Pariwisata 1

Pariwisata 2

Pariwisata 2

Pariwisata 3

Pariwisata 3

Pariwisata 4

Pariwisata 4

Pariwisata 5

Pariwisata 5

Tampilkan postingan dengan label Kewirausahaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kewirausahaan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Maret 2013

13 Tips Sukses Berwirausaha

Wirausaha sangat beresiko, beberapa orang mampu meraih kesuksesan saat menjalankan berwirausaha. Kesuksesan terasa sangat nikmat jika dirintis sejak awal. Berikut 13 tips sukses berwirausaha :
1. Modal
Siapkan modal untuk berwirausaha, mulai dari yang kecil dan tentunya siapkan modal tambahan untuk hal mendadak.
2. Belajar dari yang berpengalaman
Pengalaman adalah guru yang paling pintar, jadi belajarlah dengan orang yang lebih berpengalaman dibidang yang sama.
3. Niat Baik
Mulailah usaha dengan niat dan semangat yang baik, wirausaha yang merugikan orang lain atau niat yang tidak baik tidak akan berjalan lancar, karena bisa melanggar hukum dan agama.
4. Pemasaran yang baik 
Pemasaran adalah kunci utama kesuksesan dalam berwirausaha, strategi pemasaran yang tepat mendatangkan banyak konsumen.
5. Pantang Menyerah
Menyerah adalah salah satu tanda kegagalan, setiap rintangan dalam berwirausaha.
6. Bangun kepercayaan
Buat konsumen baru atau pelanggan percaya terhadap produk atau jasa. Kepercayaan mampu menimbulkan konsumen nyaman.
7. Percaya Diri
Jangan mudah malu atau tidak percaya diri, mungkin banyak pesaing yang lebih dari kita namun bukan berarti mereka yang terbaik.
8. Produk Baru 
Dengan menambah jenis produk atau membuat produk baru, akan semakin mempercepat proses kesuksesan, karena semakin banyak produk semakin besar jangkauan pemasaran dan tentunya keuntungan.
9. Ikhtiar
Berusaha dengan bersungguh-sungguh, dan berani menghadapi resiko adalah salah satu kunci dalam meraih segala hal termasuk kesuksesan.
10. Tawakal
Jika kalian sudah berusaha, jangan lupa ber-tawakal. Tawakal adalah berpasrah diri dengan berdoa.
11. Sedekah 
Sedekah atau saling berbagi kepada orang yang tidak mampu tidak akan mengurangi harta atau kekayaan, hal ini semakin membuat kita bersyukur atas apa yang dicapai.
12. Pelanggan adalah Teman
Mungkin beberapa orang beranggapan pelanggan adalah raja, namun lebih baik jika pelanggan dianggap sebagai teman.
13. Berbagi Ilmu
Kesuksesan tidak akan hilang jika kita berbagi ilmu kepada orang lain, dengan saling berbagi ilmu kita akan semakin tahu kekurangan kita.

Sumber : infospesial.net

Punya Niat Berwirausaha? Lakukan 4 Hal Ini

Tidak jarang kita sering menjumpai seseorang yang mengatakan, "Saya akan mencoba berwirausaha suatu saat nanti." Tetapi ketika ditanya di lain waktu, orang tersebut masih mengatakan "suatu saat nanti." Alhasil mayoritas dari mereka justru  tidak pernah mewujudkan niatnya tersebut.

Kebanyakan dari orang kerap dibayangi oleh kekhawatiran akan risiko ini itu. Pikiran orang bahwa usahanya akan gagal sering kali lebih besar ketimbang keinginannya untuk menjadi pengusaha. Menurut Forbes, kemampuan untuk mengambil risiko untuk berwirausaha, sangat sedikit hubungannya dengan kepribadian seseorang. Mengambil risiko untuk berwirausaha lebih besar hubungannya terhadap bagaimana kemampuan aksebilitas dan bagaimana dia mengenal pengalaman berwirausaha.

Mereka yang dapat membayangkan dirinya sedang menjalankan bisnis, dialah yang sering bisa mewujudkan niat wirausahanya. Sedangkan mereka yang selalu dibayangi kekhwatiran bahwa wirausaha adalah sebuah hal yang menakutkan, yang penuh risiko, akhirnya tidak pernah mewujudkan niatnya.

Berikut empat tips yang diharapkan bisa membantu mewujudkan niat wirausaha Anda:

Pertama, cari teman-teman baru. Salah satu cara terbaik untuk mempelajari wirausaha adalah dengan berteman dengan sejumlah pengusaha. Tidak musti berteman dengan pengusaha yang kaya, tetapi bertemanlah dengan pelaku usaha yang biasa di mana dia bekerja untuk dirinya sendiri. Mulai dengan bergaul dengan pengusaha yang dekat dengan tempat tinggal Anda. Itu bisa membantu menciptakan pemikiran, "Jika mereka bisa, maka saya juga."

Bertemulah dengan pelaku usaha dari berbagai industri. Semakin beragam gaya kewirausahaan yang ditemui, maka semakin kaya pengalaman kita.

Lantas bagaimana jika kita tidak kenal satu orang pun pengusaha? Mulailah bertanya dengan orang-orang untuk mengenalkan Anda ke sejumlah pengusaha. Bisa juga dengan mengikuti sebuah kelompok lewat LinkedIn atau Facebook. Cari teman pelaku usaha dari sana. Siapa tahu Anda bisa banyak bertemu pengusaha lewat jejaring sosial tersebut.

Kedua, pilih sejumlah pelaku usaha sebagai panutan. Pelaku usaha yang dijadikan contoh kiranya yang sudah terbukti kesuksesannya di dunia usaha. Mungkin kita tidak bisa berbincang dengan mereka secara dekat, tapi kita bisa melakukan analisa kesuksesannya. Kita bisa memilih sejumlah merek ataupun perusahaan yang kita sukai.

Lalu, coba telaah pemilik usahanya melalui banyak hal seperti situs perusahaannya dan profil pengusahanya di media atau artikel lainnya. Bahkan mungkin ada buku mengenai otobiografi pengusaha tersebut yang bisa kita baca. Pelajari kepribadiannya dan gaya kepemimpinannya yang telah sedemikian rupa membentuk mereka atau perusahaan yang dijalankannya.

Ketiga, coba senangi bisnis kecil sebagai seorang pelanggan. Selain berteman dengan pengusaha, penting juga untuk berhubungan dengan bisnisnya. Tidak perlu langsung berpikir sebuah bisnis besar. Coba lirik sebuah bisnis kecil atau bisnis yang baru saja dimulai yang Anda sukai.

Cari tahu pengalaman atau cerita pemilik usahanya. Apa yang mereka lakukan untuk menjadi berbeda. Lantas berpikirlah sebagai seorang konsumen karena dengan cara itu Anda bisa tahu apa yang menarik yang kiranya bisa diambil sebagai masukan untuk usaha Anda.

Keempat, melawan mitos berbicara bisnis. Maksudnya, sering kali calon pelaku usaha berpikir bahwa dibutuhkan pengetahuan dan keahlian yang mumpuni untuk memulai usaha. Padahal tidak perlu menjadi lulusan MBA untuk berwirausaha.

Apa yang harus dilakukan untuk mendapatkan pengetahuan berbisnis? Coba berlangganan sebuah majalah bisnis dan baca sesuatu yang Anda suka. Melalui hal itu, Anda bisa melihat bagaimana seseorang mengembangkan bisnisnya ataupun bagaimana menangani suatu masalah dalam berbisnis.

Jika Anda telah mulai berteman dengan pelaku usaha, belajar banyak dengan membaca apa pun, berpikir lebih mengenai seperti apa menjadi seorang pengusaha, maka Anda akan tahu bahwa berbisnis tidak semenakutkan yang Anda pikir selama ini. Anda pun tidak perlu menunggu suatu waktu untuk menjadi wirausahawan, tapi sesegera mungkin.

Sumber : Forbes

Tips Kelola Kas yang Minim di Awal Berwirausaha

Faktor dalam kemampuan melakukan pengelolaan budget adalah bagian dari kepandaian manajemen, yang disebut skill manajerial. Itu merupakan bagian dari kerangka yang semenjak awal harus dirumuskan, terkait dengan pola anggaran dan budget usaha.

Tidak dapat dipungkiri, bahwa di permulaan bisnis pasti akan ada kondisi di mana biaya akan lebih besar keluar untuk promosi dan mendapatkan pelanggan ditambah dengan operasional, dibandingkan dengan pemasukan. Namun tidak perlu berkecil hati, karena siklus alamiah bisnis seperti itu. Yang perlu disiapkan adalah kerangka kerja yang sistematik dalam membangun basis pelanggan.

Pada sisi lain, sebenarnya pilihan berpromosi bisa di-setting sesuai dengan kapasitas yang kita miliki. Toh tidak semua bentuk pemasaran yang besar-besaran berdampak positif terhadap kenaikan penjualan secara langsung. Pada titik itulah, sebagai pengelola usaha (aspek manajerial skill) sangat dibutuhkan.

Terkait dengan pemasaran khususnya, bisa dilakukan banyak hal/ skema dalam upaya promosi produk. Seperti misalnya pemberian diskon atas pembelian produk, atau sampling gratis untuk beberapa pelanggan pertama, memberikan voucher belanja sebagai hadiah dalam suatu kegiatan, dll. Termasuk di dalamnya melakukan promosi di dunia maya, baik dengan social marketing multimedia seperti kanal jual-beli, situs diskon, hingga social media seperti FB, Twitter, Email Blast atau SMS dan BB Blast.

Bersamaan dengan hal tersebut, penguatan struktur layanan merupakan hal yang terutama, karena yang menjadi terpenting yakni kepuasan pelanggan yang kemudian akan bertindak sebagai pemasar atas produk kita. Ingat selalu bahwa pelanggan yang puas akan memberikan referensi belanjanya kepada lingkungan di sekitarnya. Oleh karena itu, menjadi penting untuk dipastikan agar pelayanan tetap baik selaras dengan promosi yang dilakukan.

Semoga dapat membantu memberikan pencerahan. Pada prinsipnya, kemampuan bisnis ditopang oleh inovasi dan kreativitas pemasaran. Sehingga biaya promosi dapat ditekan dan berfokus pada biaya operasional, namun tetap dapat memasarkan produk/ jasa yang ditawarkan secara meluas karena pilihan media promosi terdiri dari berbagai macam dari yang gratisan hingga berbayar.

Jumat, 23 Maret 2012

Makalah Kepemimpinan / Sem.1


MAKALAH

KEPEMIMPINAN

DALAM WIRAUSAHA



Disusun untuk Memenuhi Tugas
Mata Kuliah Kewirausahaan





Oleh:
1.      Agung Tri Lestari                     : (12111025)
2.      Jainuri Heru susanto              : (12111061)
3.      Rahayu Nur Fitrianingsih       : (12111078)

PENDAHULUAN

Definisi dari  kepemimpinan adalah sebagai suatu proses dan perilaku untuk mempengaruhi aktivitas para anggota kelompok untuk mencapai tujuan bersama yang dirancang untuk memberikan manfaat individu dan organisasi. Sedangkan aliran tema yang didiskusikan dan diteliti berkenaan dengan kepemimpinan, kemudian tercabang menjadi tiga, yaitu:

·         Yang mempelajari tentang perilaku, skill, watak dan sifat pemimpin.
·         Yang mempelajari tentang hubungan antara seorang pemimpin dan pengikut (follower).
·         Yang mempelajari tentang bagaimana pengaruh situasi terhadap
·         kemampuan dan tingkah laku para pemimpin.
Suatu kepemimpinan membawa arti adanya fenomena kompleks yang melibatkan pemimpin, pengikut, dan situasi. Tiga elemen ini saling berinteraksi dalam hubungan saling membutuhkan dengan kapasitasnya masing-masing, yaitu:

·         Pemimpin (personalitas,posisi, kepakaran, dsb)
·         Pengikut (kepercayaan, kepatuhan, pemikiran kritis, dsb)
·         Situasi (kerja, tekanan/stress, lingkungan, dsb).
Kita bisa memahami proses kepemimpinan. Hakekat terpenting dari framework ini adalah bagaimana menjadikan kepemimpinan sebagai sebuah permainan orkestra yang merdu, sebagai hasil dari interaksi sinergis dari pemimpin, pengikut dan situasi. Mungkin seorang boss mengatakan “Go!” kepada anak buahnya, tapi seorang pemimpin sejati harus berani membawa dirinya dalam pergerakan dengan mengatakan “Go!”.

Kepemimpinan

Kepempinan adalah Ilmu dan Seni. Menjadi pemimpin bukanlah hanya monopoli   seorang mahasiswa fakultas pendidikan kepemimpinan, dan bukan juga monopoli seorang yang kebetulan banyak ketiban amanah menjadi pemimpin. Untuk mewujudkan kepemimpinan yang efektif (effective leadership), kepemimpinan harus
dipelajari sebagai ilmu dan dipraktekkan sebagai sebuah seni yang indah. Pemimpin
yang efektif adalah seseorang yang dengan pengetahuannya bisa berimprovisasi
menggunakan (sumber) kekuasaannya untuk menggugah pengikutnya untuk mencapai
kinerja yang memuaskan.

Kepemimpinan adalah proses bukan posisi. Kepemimpinan adalah sebuah proses pembelajaran dan praktek, dia bukanlah sebuah posisi ataupun jabatan yang diberikan. Jabatan bisa didapatkan karena uang, hubungan kekeluargaan, ataupun kolusi (KKN). Tidak demikian dengan sebuah kepemimpinan. Kepemimpinan adalah sebuah proses yang akan membentuk seorang pemimpin dengan karakter dan watak jujur terhadap diri sendiri (integrity), bertanggungjawab yang tulus (compassion), pengetahuan (cognizance), keberanian bertindak sesuai dengan keyakinan (commitment), kepercayaan pada diri sendiri dan orang lain (confidence) dan kemampuan untuk meyakinkan orang lain (communication). Juga sebuah proses yang akan membentuk seorang pengikut (follower) yang didalam kepatuhannya kepada pemimpin, tetapi memiliki pemikiran kritis, inovatif, dan jiwa independen.

Kepemimpinan adalah rasional dan emosional. Kepemimpinan adalah aksi dan pengaruh yang berbasis ke logika dan juga inspirasi. Pemimpin bukanlah sosok commander data dalam “star trek”, yang selalu merespon permasalahan dengan prediski logika dan data. Tiap-tiap manusia memiliki sisi rasional dan emosional yang membawa implikasi terjadinya perbedaan pemikiran, feelings, pengharapan, mimpi, kebutuhan, ketakutan, ambisi dan tujuan. Maka konsekuensinya, seorang pemimpin dituntut untuk cerdik menggunakan pendekatan rasional dan emosional untuk mempengaruhi pengikut, tentu dengan bobot yang adil dan disesuaikan dengan keadaan.


KESIMPULAN

Kepemimpinan adalah suatu upaya penggunaan jenis pengaruh bukan paksaan untuk memotivasi orang dalam mencapai tujuan yang diinginkan. Kepemimpinan melibatkan unsur :

1.    Pengaruh.
Menanamkan & menggunakan pengaruh yang efektif & efesien melalui motivasi. Proses memotivasi karyawan untuk peningkatan prestasi kerja

2.    Proses komunikasi (kejelasan & ketepatan).
Pemimpin harus menciptakan arus komunikasi yang efektif yaitu:
a.    Jelas.
b.    Dipercaya dan konsisten.
c.    Dapat dipertanggungjawabkan.

3.     Terfokus pada pencapaian tujuan.
Pemimpin yang efektif harus memperhatikan:
·         Tujuan individu.
·         Tujuan kelompok.
·         Tujuan organisasi.

Kamis, 22 Maret 2012

Proposal Usaha Wirausaha Mandiri


WIRAUSAHA MUDA MANDIRI
BEASISWA BUSINESS PLAN


Nama Usaha :

LOGO USAHA








Judul Usaha                                                 :
Nama / No. Mhs. Ketua Tim           :                                                          
Asal Universitas                               :
                                                             

Fakultas _____________________
Universitas _______________
Yogyakarta
2011


BEASISWA BUSINESS PLAN WIRAUSAHA MUDA MANDIRI
  1. DATA PERUSAHAAN
1.
Nama Perusahaan
:

2.
Bidang Usaha
:

3.
Jenis Produk
:

4.
Alamat Perusahaan
:

5.
Nomor telepon
:

6.
Alamat email
:

7.
Situs web
:

8.
Mulai berdiri
:


  1. BIODATA PESERTA (semua)
a. Ketua
1.
Nama
:

2.
Jenis Kelamin
:

3.
Tempat tanggal lahir
:

4.
NIM Lengkap
:

5.
Jurusan/ Fakultas
:

6.
Alamat
:

7.
No telp / HP
:

8.
Email
:

9.
Peran di bisnis ini
:


b. Anggota
1.
Nama
:

2.
Jenis Kelamin
:

3.
Tempat tanggal lahir
:

4.
NIM Lengkap
:

5.
Jurusan/ Fakultas
:

6.
Alamat
:

7.
No telp / HP
:

8.
Email
:

9.
Peran di bisnis ini
:


b. Anggota *) Gandakan sesuai jumlah anggota
1.
Nama
:

2.
Jenis Kelamin
:

3.
Tempat tanggal lahir
:

4.
NIM Lengkap
:

5.
Jurusan/ Fakultas
:

6.
Alamat
:

7.
No telp / HP
:

8.
Email
:

9.
Peran di bisnis ini
:


  1. Executive Resume
Berisi rangkuman isi business plan, antara lain: profil perusahan, jenis komoditi yang diproduksi, nilai penjualan per bulan/tahun saat ini, nilai aset perusahaan terakhir, prospek pengembangan usaha, rencana pengembangan usaha, proyeksi/nilai target penjualan, kebutuhan dan sumber dana, rencana penggunaan dana, jangka waktu pengembalian (5 bulan setelah pencairan dana)










































  1. Analisa Ide Produk
Tuliskan deskripsi produk/usaha/jasa yang anda kembangkan. Termasuk keunggulan, ide, diferensiasi dan keunikan serta potensi pertumbuhan dan resikonya











































  1. Analisa Pemasaran
Jelaskan pangsa pasar produk anda saat ini. Disertai dengan data-data yang mendukung, misalnya kegiatan  pengembangan pemasaran, konsep STP, 4P dan peta positioning, kegiatan promosi, strategi penetapan harga, market share, analisis pesaing, trend perkembangan pasar dll.











































  1. Analisa Operasional
Jelaskan strategi produksi (bila barang) atau pola pelayanan (jasa) usaha anda. Misalnya stratgei pemilihan komponen biaya produksi dan teknologi proses, desain struktur organisasi, serta analisa kebutuhan SDM dan desain kompetensi










































  1. Target Usaha
Tuliskan pencapaian perkembangan usaha anda (omzet, asset, cashflow) dalam skala waktu sekaligus strategi produksi, pemasaran dan keuangan untuk mencapai target tersebut (atau strategi pengembangan usaha termasuk pola pembiayaannya)










































  1. Analisa keuangan
Lampirkan analisis investasi, rencana cashflow, estimasi rugi laba,  laporan rugi laba dan hal-hal lain yang mendukung usaha anda misalnya struktur pendanaan.












































LAPORAN  ARUS KAS TAHUNAN
Nama Perusahaan
TAHUN 2010







DES. 2011
DES. 2012
DES. 2013
A.
PENERIMAAN




Penerimaan Penjualan




Penerimaan Pinjaman




Sub Total Penerimaan



B.
PENGELUARAN




Pembelian Asset (Investasi)




Pembelian Bahan Baku




Biaya Produksi Lain-Lain




Biaya Pemeliharaan




Biaya Administrasi Lain-Lain




Angsuran Pokok




Sub Total Pengeluaran



C.
SELISIH KAS



D.
SALDO KAS AWAL



E.
SALDO KAS AKHIR





(*) = Belum Ada


RENCANA ARUS KAS (CASH – FLOW) BULANAN

RENCANA ARUS KAS (dalam ribuan rupiah)
Nama Perusahaan
UNTUK TAHUN 2011-2012














Jul-Ags 11
Sep-Okt 11
Nov-Des 11
Jan-Feb 12
Mar-Apr 12
Mei-Jun 12
Jul-Ags 12
Sep-Okt 12
Nop- Des 12

A.
PENERIMAAN











Penerimaan Penjualan











Penerimaan Pinjaman











Sub Total Penerimaan










B.
PENGELUARAN



















































































Sub Total Pengeluaran










C.
SELISIH KAS










D.
SALDO KAS AWAL










E.
SALDO KAS AKHIR
(plus prediksi penerimaan)